Sabtu, 20 April 2013
Kamis, 18 April 2013
Bila Pria Jatuh Cinta pada Wanita
Jatuh
cinta pada seorang wanita, mungkin semua pria pernah mengalaminya.
Rasanya hampir tak terkatakan. Ada kalanya cinta itu membahagiakan, tapi
tak jarang juga menyakitkan. Imam Ibnul Qayyim Al Jauzi
yah membagi cinta kepada wanita ini dalam tiga bentuk.
1]. Mencintai wanita dengan maksud ketaatan dan Taqarrub kepada Allah.
Ini merupakan cinta kepada istri dan budak wanita yang dimiliki.
Merupakan cinta yang bermanfaat dan dapat mengantarkan kepada tujuan
yang disyariatkan Allah dan pernikahan, dapat menahan pandangan mata dan
hati untuk melirik wanita selain istrinya. Orang yang mencintai semacam
ini dipuji di sisi Allah dan di tengah manusia.
2]. Cinta yang dibenci Allah dan menjauhkan dari Rahmat-Nya.
Cinta yang hanya memperturutkan hawa nafsu. Demi cinta ini, seorang
hamba mau melanggar Syariat Allah. Cinta ini merupakan yang paling
berbahaya bagi hamba, yang dapat mengancam agama dan dunianya. Sapa yang
memiliki cinta ini, dia hina di hadapan Allah, dia orang yang hatinya
paling jauh dari Allah, dan cinta ini merupakan tabir penghalang antara
dirinya dengan Allah. Untuk mengobatinya adalah dengan memohon per
tolongan kepada Allah yang membolak-balikkan hati, bersungguh-sungguh
untuk kembali kepada-Nya. Sibuk mengingat-Nya, menyibukkan diri dan
mengganti cinta itu dengan cinta hanya pada-Nya. Memikirkan derita dan
sengsara yang akan dialami lantaran cinta itu, dan menggambarkan
keindahan sebenarnya dengan melupakan cinta itu.
3]. Cinta yang mubah.
Cinta yang tiba-tiba datang, seperti mencintai wanita cantik yang
sifatnya dikatakan kepadanya, atau dilihat dengan tak sengaja, lalu hati
pun tertambat padanya. Tapi cinta ini tak sampai menjerumuskan dirinya
hingga melakukan maksiat dan kedurhakaan (seperti berhubungan atau
berpacaran dengan wanita itu). Yang ini tak menimbulkan siksaan. Yang
paling bermanfaat adalah membuang jauh-jauh cinta ini dan menyibukkan
diri dengan hal yang lebih bermanfaat. Dan juga harus menyembunyikan
perasaannya, menjaga kehormatan dirinya, dan sabar dalam menghadapi
ujian cinta ini. Sehingga dengannya Allah memberinya pahala. Yang mesti
dilakukan adalah mengganti cintanya itu dengan kesabaran karena Allah,
tidak patuh pada bisikan nafsu dan lebih mementingkan keridhaan Allah
dan apa yang ada di sisi-Nya. Dari tiga bentuk cinta di atas, dapat
dipahami bahwa seandainya bara cinta itu -yang lahir karena keindahan
wajah seorang wanita mampu dipendam (bahkan diredam), dan tidak
melanjutkannya pada tahapan yang melanggar syariat (seperti pacaran),
kemudian bersabar dan memohon ketabahan kepada Allah, dan lebih memilih
keridhaan Allah walau harus bertarung dengan perasaan sendiri, maka ini
yang dibolehkan. Dan satu hal yang tak boleh terlupakan bagi seorang
muslim, bahwa Allah tak mungkin menyianyiakan hamba-Nya yang lebih
memilih cinta dan kasih sayang-Nya, meski harus merelakan sang kekasih
menjadi milik orang lain. Mungkin dengan ujian cinta dan sikap kita yang
seperti itu (lebih memilih keridhaan Allah), Allah ingin kita menjadi
hamba pilihan yang kelak akan merasakan indahnya bersanding dengan
bidadari nan menawan di jannah-Nya. Andaikan memilih bentuk cinta kedua,
maka ini yang disebutkan Imam Ibnul Qayyim, bahwa permulaannya suatu
yang ringan dan manis. Pertengahannya kekhawatiran, kesibukan hati dan
siksaan. Dan kesudahannya adalah kebinasaan dan kematian.
Adapun bentuk cinta yang ketiga, maka obatnya hanya dua.
Pertama berpuasa dan menyibukkan diri pada hal yang mampu menjauhkan
pikiran ke arah “sana”, dan jika puasa sudah tak bisa untuk meredam
gejolak cinta itu, maka tak ada jalan lain lagi selain yang kedua yakni
menikah. “Menikah dengan wanita yang dicintai merupakan obat cinta yang
paling mujarab, yang dijadikan Allah sebagai penawar yang sejalan dengan
ketetapan syariat,” demikian Ibnul Qayyim meyakinkan.
Cinta
Tertinggi Hanya untuk Allah dan Rasul-Nya Rasulullah Shallallahu 'alaihi
Wasallam bersabda, “Ada tiga perkara apabila terdapat pada diri
seseorang, maka dia akan merasakan manisnya iman. Ia menjadikan Allah
dan Rasul-Nya lebih dicintainya daripada selain keduanya, ia mencintai
seseorang hanya karena Allah, ia sangat benci kembali pada kekufuran
sebagaimana ia benci dicampakkan ke dalam api.” (HR. Bukhari dan
Muslim).
Karena itu, jika kita mencintai seseorang, usahakan
jangan sampai melebihi cinta kita pada Allah dan Rasul-Nya, agar cinta
kita tidak menggelincirkan diri kita dalam dosa ?
Kekuatan Sedekah
Saya
lupa tepatnya tanggal berapa di mana dan jam berapa, tapi yang pasti
itu jam setelah maghrib dan di daerah rawamangun, Jakarta
Waktu itu saya sedang mencari ATM (Anjungan Teller Mandiri) Bank
Mandiri, bersama pacar saya dia yang menyetir mobil. Kebetulan ATM itu
berada di tempat yang mengharuskan memotong jalur lawan arah, kira-kira
begini deh
Sebenarnya tidak sulit untuk memotong jalur seperti
itu walau dalam keadaan jalan yang agak macet, tapi pacar saya tidak
lebih hati-hati untuk melihat situasi, jadilah dia menyerempet mobil
orang. Pintu kanan mobil pacar saya pun bengkok cukup parah dan sangat
terlihat pada pintu belakangnya, sedangkan mobil yang diserempet cuma
lecet.
Berdebat-berdebat antar kedua pemilik mobil jauh di luar
sana, entah mereka nego apaan saya nggak ngerti karena saya nungguin di
dalam mobil abisnya bingung. Akhirnya pacar saya masuk ke mobil dan
meminjam uang saya untuk ganti rugi pada orang yang diserempet nasib..
Akhirnya saya mengambil uang di ATM dan memberikannya (meminjamkan )
pada pacar saya. Setelah pacar saya pergi untuk memberikan uang tersebut
pada orang-yang mobilnya diserempet- itu, ada seorang ibu-ibu
menghampiri saya. Ibu itu meminta saya untuk memberikan sumbangan untuk
panti asuhan yang dikelola suatu yayasan. Saya pertamanya bingung, ini
kena lagi kena susah kenapa ada orang minta sumbangan:?: Dan tiba-tiba
saya pun teringat cerita guru les saya dulu, kalau dia pernah mendapat
berkah dengan bersedekah disaat susah. Akhirnya saya menyumbang Rp5.000
atas nama pacar saya.
Sekitar 5 menit setelah ibu itu pergi,
pacar saya pun kembali dengan wajah stress. Permasalahan antar pemilik
mobil memang sudah selesai, tapi permasalahan pacar saya belum selesai
karena mobil itu bukan benar-benar milik dia tapi punya mamanya. Makanya
dia pun stress membayangkan mamanya yang memarahi dia nantinya. Saya
pun berusaha menenangkan walau dia masih aja stress.
Esoknya
saya menanyakan pada pacar saya apakah dia sudah dimarahi atau belum.
Pacar saya malah tertawa dengan aneh karena ternyata orang rumahnya
termasuk mamanya nggak ada yang sadar kalau pintu belakang ada yang
bengkok! Saya bingung dan bertambah bingung karena pacar saya bilang
mobilnya saat itu sedang dibawa mamanya pergi ke puncak bersama papanya.
Alhasil pacar saya tidak jadi stress dan malah bingung kenapa tidak ada
yang sadar. Sekitar 2 hari kemudian, mamanya sudah pulang dan saya
kembali menanyakan bagaimana akhirnya pada pacar saya lewat telepon.
Pacar saya kembali tertawa karena ternyata mamanya belum sadar juga.
Saya pun ikutan bingung.
3 hari kemudian barulah bengkok mobil
itu ketahuan. Saya mengetahuinya ketika saya menanyakan pada pacar saya
lagi. Dan dia pun tidak dimarahi seperti bayangan dia sebelumnya.
Mamanya hanya mengomel sebentar dan berlalu layaknya tidak ada kejadian
apa-apa.
Saya takjub, , dan bertanya-tanya kenapa bisa seperti
itu. Padahal bengkok mobil itu bisa terlihat walau dari jauh sekalipun.
Tapi kenapa bisa nggak ketahuan selama 5 hari?
5 hari? Akhirnya
saya mengingat-ingat kembali kalau saya menyumbangkan uang Rp5.000 pada
ibu-ibu yayasan panti asuhan pada hari kejadian 5 hari sebelumnya. Saya
berpikir, apakah itu kekuatan dari jumlah yang saya sumbangkan atas
nama pacar saya? Atau hanya kebetulan belaka? Entahlah, memang cepat
atau lambat pintu yang bengkok itu akan ketahuan juga, tapi saya rasa
ketidaksadaran itu bukan kebetulan . Mungkin itu memang kekuatan dari
sedekah itu sehingga menutup mata orang rumah pacar say a untuk
menyadari akan bengkoknya pintu. Saya jadi berpikir kalau saya waktu itu
nyumbang Rp50.000, mungkin tidak akan ketahuan 10 hari kali ya, hehehe.
Yah, dari sini saya mendapat hikmah dari sini, bahwa di saat susah
sekalipun jangan pernah tinggalkan sedekah. Karena sedekah akan membawa
keberuntungan dan berkah.
Rabu, 17 April 2013
Manfaat Mengkudu
Mengkudu
(morinda citrifolia) adlh sjenis tumbuhan liar yg buahnya kecut dan
berbau busuk namun dibalik itu Alloh brikan kelebihan dri khasiatnya,di
suku indian astec buah ini biasa digunakan untuk pngobatan oleh para
tabibnya dan konon di jawa buah ini lazim dipakai jga untuk obat. Orang
medis biasa menyebutnya sbgai killer paint ( pmbunuh rasa sakit ).
Kandungan buah ini yg berfungsi obat adalah antraxoenon snyawa untuk proses detoxinasi/membuang racun atw membunuh bakteri/sel yg tdk brguna termasuk sel cancer dan damnachantal adalah snyawa yg dhasilkan mengkudu tdi untuk regenerasi sel yg mati.
Dan dibbrapa tmpat mengkudu matang baik jga untuk pnggemukan hewan/untuk unggas brmanfaat pda produktifitas tlurnya.
Namun akarnya bracun dn hnya dipakai industri textil guna pnguat warna celupan biar warna tdk mudah luntur.
Di coba di rmh dan semoga bermanfaat.
Kandungan buah ini yg berfungsi obat adalah antraxoenon snyawa untuk proses detoxinasi/membuang racun atw membunuh bakteri/sel yg tdk brguna termasuk sel cancer dan damnachantal adalah snyawa yg dhasilkan mengkudu tdi untuk regenerasi sel yg mati.
Dan dibbrapa tmpat mengkudu matang baik jga untuk pnggemukan hewan/untuk unggas brmanfaat pda produktifitas tlurnya.
Namun akarnya bracun dn hnya dipakai industri textil guna pnguat warna celupan biar warna tdk mudah luntur.
Di coba di rmh dan semoga bermanfaat.
Langganan:
Komentar (Atom)
-
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم Ketika muslimah jatuh cinta.. Biarkan cinta itu tersimpan dalam diam.. Jagalah cinta itu ...
-
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم Seorang Ibu hamil dan dokter pernah menunjukkan bagaimana efek ayat Al-Qur'an y...
-
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم Ketika seorang wanita itu menangis di hadapanmu, itu berarti dia tak dapat menahannya lag...