.. Ya Allah
Betapa banyak karuniaMu
Betapa sedikit kami bersyukur
::::::: SEMENIT SAJA ::::::::::
Betapa besarnya nilai uang kertas senilai
Rp.100.000 apabila dibawa ke Masjid
untuk disumbangkan;
tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke
Mall untuk dibelanjakan!
Betapa lamanya melayani Allah selama
lima belas menit namun…
betapa singkatnya kalau kita melihat tv /film.
betapa sulitnya untuk mencari kata-kata
ketika berdoa (spontan) namun
betapa mudahnya kalau mengobrol atau
bergosip dengan teman
tanpa harus berpikir panjang-panjang.
Betapa asyiknya apabila pertandingan
bola diperpanjang waktunya ekstra
Namun kita mengeluh ketika khotbah di
masjid lebih lama sedikit daripada biasa.
Betapa sulitnya untuk membaca satu
lembar Al Qur'an tapi …
betapa mudahnya membaca 100 halaman
dari novel yang laris.
Betapa getolnya orang untuk duduk di
depan dalam pertandingan atau konser
namun …lebih senang berada di shaf
paling belakang ketika berada di Masjid
Betapa mudahnya membuat 40 tahun
dosa demi memuaskan nafsu birahi
semata, namun… alangkah sulitnya
ketika menahan nafsu selama 30 hari
ketika berpuasa.
Betapa sulitnya untuk menyediakan
waktu untuk sholat 5 waktu; namun
betapa mudahnya menyesuaikan waktu
dalam sekejap pada saat terakhir
untuk event yang menyenangkan.
Betapa sulitnya untuk mempelajari arti
yang terkandung di dalam Al Qur'an;
namun…
betapa mudahnya untuk mengulang-
ulangi gosip yang sama
kepada orang lain padahal bisa jatuh ke
dosa ghibah.
Betapa mudahnya kita mempercayai apa
yang dikatakan oleh koran namun
betapa kita meragukan apa yang
dikatakan oleh Quran.
Lantas...
di syurga mana kita pantas berharap
kepada Alloh.... ???
Yaa Arhamar Rohimin...
Irhamna...
Betapa banyak karuniaMu
Betapa sedikit kami bersyukur
::::::: SEMENIT SAJA ::::::::::
Betapa besarnya nilai uang kertas senilai
Rp.100.000 apabila dibawa ke Masjid
untuk disumbangkan;
tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke
Mall untuk dibelanjakan!
Betapa lamanya melayani Allah selama
lima belas menit namun…
betapa singkatnya kalau kita melihat tv /film.
betapa sulitnya untuk mencari kata-kata
ketika berdoa (spontan) namun
betapa mudahnya kalau mengobrol atau
bergosip dengan teman
tanpa harus berpikir panjang-panjang.
Betapa asyiknya apabila pertandingan
bola diperpanjang waktunya ekstra
Namun kita mengeluh ketika khotbah di
masjid lebih lama sedikit daripada biasa.
Betapa sulitnya untuk membaca satu
lembar Al Qur'an tapi …
betapa mudahnya membaca 100 halaman
dari novel yang laris.
Betapa getolnya orang untuk duduk di
depan dalam pertandingan atau konser
namun …lebih senang berada di shaf
paling belakang ketika berada di Masjid
Betapa mudahnya membuat 40 tahun
dosa demi memuaskan nafsu birahi
semata, namun… alangkah sulitnya
ketika menahan nafsu selama 30 hari
ketika berpuasa.
Betapa sulitnya untuk menyediakan
waktu untuk sholat 5 waktu; namun
betapa mudahnya menyesuaikan waktu
dalam sekejap pada saat terakhir
untuk event yang menyenangkan.
Betapa sulitnya untuk mempelajari arti
yang terkandung di dalam Al Qur'an;
namun…
betapa mudahnya untuk mengulang-
ulangi gosip yang sama
kepada orang lain padahal bisa jatuh ke
dosa ghibah.
Betapa mudahnya kita mempercayai apa
yang dikatakan oleh koran namun
betapa kita meragukan apa yang
dikatakan oleh Quran.
Lantas...
di syurga mana kita pantas berharap
kepada Alloh.... ???
Yaa Arhamar Rohimin...
Irhamna...