Rabu, 26 Juni 2013

‘‘JANGAN PERNAH MENYAKITI WANITA’’

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم


Seringkali wanita menangis karena pria, entah karena dikecewakan oleh sikapnya, atau dilukai dengan perkataannya, bahkan ditinggalkan.

Renungan ini mungkin sangat berarti untuk dibagikan pada seluruh sahabat agar lebih menghormati dan menghargai wanita.

Suatu hari, seorang pria berdoa dalam keadaan marah dan emosi. Ia sebal pada pasangannya yang seringkali menangis dan memanfaatkan air mata di setiap perdebatannya. Ia bosan. Sungguh bosan.

Tak mau terlibat dalam emosi yang negatif, iapun sujud dan berdoa, meminta pertolongan pada Tuhan.

"Ya Allah, mengapa sih wanita sering menangis...??? Aku bosan dan jenuh melihat dan mendengarnya...!!!" (keluh pria itu.)

"Karena wanita itu unik. kami di ciptakan Allah SWT tidak sama seperti kamu. kami kaum wanita adalah makhluk yang istimewa :
  1. Kami di kuatkan bahunya untuk menjaga anak²mu kelak.
  2. Kami di lembutkan hatinya untuk memberimu rasa aman.
  3. Kami di kuatkan rahimnya untuk menyimpan benih manusia.
  4. Kami di teguhkan pribadinya untuk terus berjuang saat yang lain menyerah.
  5. Kami di beri naluri untuk tetap menyayangi walau dikhianati dan disakiti oleh orang yang disayangi.
  6. Kami di hembuskan kasih sayang agar kami bisa mencurahimu dengan perhatian.
  7. Kami di buat matanya lentik karena kami akan menjadi jendela kedamaian.
  8. Kami di buat senyumnya merekah seperti mahkota bunga untuk membuatmu tetap mengingat indahnya dunia.
  9. Kami di buat tangannya terampil untuk menjagamu agar tak pernah kekurangan.
Tapi jika suatu saat Kami menangis...

Itu karena Kami di berikannya air mata untuk membasuh luka batin dan memberikan kekuatan yang baru. Bukanlah sebuah tanda kelemahan dan kekalahan...!!!"

Pria itupun tertegun sejenak. Diambilnya langkah bergegas, dipeluk dan diusapnya air mata di pipi orang yang dicintainya. "Aku akan membantumu menghapus luka batin itu...!!!" (jawab sang wanita.)

Air Mata

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم

Terkadang air mata lebih istimewa daripada senyuman..

Senyuman bisa diberikan kepada siapa saja..

Namun air mata untuk yang tersayang..

Air mata taubat teruntuk Allah Yang Maha Agung..

Air mata bahagia untuk yang istimewa..

Sedangkan air mata kesedihan untuk yang ada dalam ingatan..



Rabu, 19 Juni 2013

Pelajaran Dari Arti Sebuah Sumur

Sebuah sumur bila ditimba airnya setiap hari tidak pernah kering, terus ada air di dalamnya.

Anehnya kalau dalam satu hari saja airnya tidak ditimba, ketinggian air yang ada di dalam sumur itu juga tidak meningkat.

Tetap saja seperti semula. Inilah hukum alam. Dimana di dalam semesta terdapat misteri yang bertujuan untuk selalu memberi.

Sesungguhnya kehidupan kita juga sama dan serupa dengan sumur ini.

Pada umumnya orang berpikir bahwa kalau memberi apa yang dimilikinya pasti akan berkurang apa yang dimilikinya.

Tapi kalau kita mau belajar dari sumur ini, semakin banyak memberi akan semakin banyak air yang mengalir kepadanya.

Dalam hal memberi tidak harus dalam bentuk uang atau materi. Kita bisa memberi apa saja yang kita miliki.

Saat kita mengajarkan dan memberi ilmu, maka dengan sendirinya kemampuan kita akan semakin meningkat.

Yang perlu diperhatikan adalah jangan memberi karena terpaksa, jangan memberi karena ingin dipuji, jangan memberi untuk menunjukkan bahwa kita kaya dan jangan memberi karena kebiasaan.

Sebaiknya kita memberi karena menginginkan orang lain bisa bahagia, bisa hidup lebih baik dan layak.

Dengan mengembangkan sikap mental memberi yang murni, kita yakin setiap orang bisa.

Pilihan terserah pada kita.

Sedang manfaat langsung yang bisa kita rasakan saat memberi adalah perasaan kepuasan batin.  
 


Ibu

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم

 Hargailah IBU. 
Sesungguhnya di luar sana masih ramai yang menginginkan seorang ibu. 
Kalau kena tegur, tak perlulah melenting. Hormat sikit.


.


HAI HAII