Rabu, 19 Juni 2013

Pelajaran Dari Arti Sebuah Sumur

Sebuah sumur bila ditimba airnya setiap hari tidak pernah kering, terus ada air di dalamnya.

Anehnya kalau dalam satu hari saja airnya tidak ditimba, ketinggian air yang ada di dalam sumur itu juga tidak meningkat.

Tetap saja seperti semula. Inilah hukum alam. Dimana di dalam semesta terdapat misteri yang bertujuan untuk selalu memberi.

Sesungguhnya kehidupan kita juga sama dan serupa dengan sumur ini.

Pada umumnya orang berpikir bahwa kalau memberi apa yang dimilikinya pasti akan berkurang apa yang dimilikinya.

Tapi kalau kita mau belajar dari sumur ini, semakin banyak memberi akan semakin banyak air yang mengalir kepadanya.

Dalam hal memberi tidak harus dalam bentuk uang atau materi. Kita bisa memberi apa saja yang kita miliki.

Saat kita mengajarkan dan memberi ilmu, maka dengan sendirinya kemampuan kita akan semakin meningkat.

Yang perlu diperhatikan adalah jangan memberi karena terpaksa, jangan memberi karena ingin dipuji, jangan memberi untuk menunjukkan bahwa kita kaya dan jangan memberi karena kebiasaan.

Sebaiknya kita memberi karena menginginkan orang lain bisa bahagia, bisa hidup lebih baik dan layak.

Dengan mengembangkan sikap mental memberi yang murni, kita yakin setiap orang bisa.

Pilihan terserah pada kita.

Sedang manfaat langsung yang bisa kita rasakan saat memberi adalah perasaan kepuasan batin.  
 


Ibu

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم

 Hargailah IBU. 
Sesungguhnya di luar sana masih ramai yang menginginkan seorang ibu. 
Kalau kena tegur, tak perlulah melenting. Hormat sikit.


.


Minggu, 16 Juni 2013

Bermimpi



KITA HIDUP DI DUNIA INI HANYA 1.5 JAM SAJA

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم
 
Allah bertanya, ‘Berapa tahun lamanya kamu tinggal di bumi? Mereka menjawab, ‘Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari saja, maka tanyakanlah kepada orang- orang yang menghitung’. Allah berfirman, ‘Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau saja kamu tahu yang sebenarnya’.

Apakah kamu mengira, bahwa Kami mencipta
kan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami?’. 

(Q.S Al-Mu’minun/23: 112-115)

Usia rata-rata manusia selama hidup di dunia adalah 63 tahun (bersandar pada usia Rasululloh SAW).

1 hari di akhirat = 1000 tahun dunia (QS As Sajdah : 5).
24 jam akhirat = 1000 tahun dunia
1 jam akhirat = 42 tahun dunia

Nah, bila seseorang memiliki usia 63 tahun, kira- kira orang tersebut hanya memiliki 1,5 jam saja (bila diukur dengan waktu akhirat).

Tidak heran... Kita selalu diingatkan masalah waktu, seperti yang tercantum dalam Quran Surat Al-‘Ashr: 1-3. “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang- orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat- menasihati supaya menaati kebenaran dan menetapi kesabaran".


so ukhti & akhi...jangan sia - siakan hidup ini.....!!!
kalau mau baik = silahkan
kalau mau jahat = silahkan
dengan konsekuensinya nanti harus di pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan.!!!

HAI HAII