بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم Copy and WIN : http://bit.ly/copy_win Copy and WIN : http://bit.ly/copy_win
Copy and WIN : http://bit.ly/copy_win
Copy and WIN : http://bit.ly/copy_win
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم Copy and WIN : http://bit.ly/copy_win Copy and WIN : http://bit.ly/copy_win
Copy and WIN : http://bit.ly/copy_win
Copy and WIN : http://bit.ly/copy_win
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم
Seorang anak yang sudah remaja bertanya pada ayahnya.
Anak : “Ayah, mengapa seorang wanita itu sangat mudah menangis?”
Ayah : “Seorang wanita itu mudah menangis karena Allah menciptakan bahu
yang cukup kuat untuk menopang dunia,
namun harus cukup lembut untuk
memberi kenyamanan!”
Anak : “Menopang dunia?”
Ayah : “Iya, karena wanita memiliki peranan sangat penting di dunia ini!”

Anak : “Bisa ayah jelaskan apa yang istimewa dari seorang wanita?”
Ayah : “Allah memberikan kekuatan dari dalam untuk
mampu melahirkan
anak, dan menerima
penolakan yang sering datang dari anak-anaknya.
Allah
memberi kekerasan untuk membuatnya tegar saat orang
lain menyerah, namun dia mengasuh keluarganya dengan
penderitaandan kelelahan tanpa
mengeluh.”
Anak : “Seistimewa itu yah.?”
Ayah : “Bukan
hanya itu, Allah juga memberikan kepekaan untuk mencintai anak-anaknya
dalam setiap keadaan. Bahkan ketika anak-anaknya bersikap sangat
menyakiti hatinya.”
Anak : “Ternyata wanita itu sungguh luar biasa ya, ayah?!”
Ayah : “Masih ada lagi keistimewaan yang dimilik seorang wanita.”
Anak : “Apa itu yah?”
Ayah : “Allah memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam
kegagalan dan melengkapi tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya.
Allah memberi kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa suami yang baik tak
akan pernah menyakiti istrinya. Tetapi kadang menguji kekuatannya dan
ketetapan hatinya untuk berada di sisi suaminya tanpa ragu.”
Anak : “Lalu bagaimana dengan lelaki?”
Ayah : “Lelaki harus membuat wanita merasa nyaman dan terlindungi saat
berada disampingnya. Jangan pernah membuat hati wanita terluka, jika
lelaki berniat mempermainkan wanita, ingatlah pengorbanan wanita yang
telah melahirkannya.”
Anak : "Oh jadi begitu ya Ayah.. Terima kasih sudah menjelaskan keistimewaan seorang wanita"